Mati lampu merupakan istilah yang biasa dipakai orang Indonesia, disaat sedang terjadi “blackout” atau mati listrik.

Pada tanggal 4 Agustus 2019, tepatnya hari Minggu di jam 11.48, telah terjadi “blackout” massal di pulau Jawa dan sekitarnya. Hal ini awalnya disebabkan oleh gangguan gas turbin 1 sampai 6 di Pembangkit Listrik Tenaga Uap Cilegon, Banten dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin di Cilegon. 

mati lampu
Seorang anak di Bekasi, Jawa Barat sedang belajar dalam keadaan mati listrik

Akan tetapi, setelah melakukan investigasi lebih lanjut, ternyata penyebabnya adalah gangguan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran dan Pemalang.

Dampak

Blackout yang berlangsung selama 1 hari lebih ini, menimbulkan banyak kerugian, tetapi di balik kerugian pun, banyak juga keuntungan yang didapatkan.

Kerugian yang didapat pun seperti :

  1. Supermarket yang berhenti beroperasi
  2. Transportasi umum seperti KRL dan MRT yang berhenti beroperasi
  3. Jaringan mobile operator yang mati, bahkan sampai ke Internet
  4. Sumber air di banyak daerah yang masih menggunakan listrik juga mati

Dampak-dampak tersebut tentunya sangat merugikan masyarakat, kerugian yang didapat oleh pihak PLN mencapai 90 miliar rupiah!

Tetapi, ada juga keuntungan yang di dapat, contohnya seperti :

  1. Penjualan alat listrik yang meningkat
  2. Menurunnya tingkat polusi di Jakarta, sesuai dengan AirVisual
  3. Meningkatnya pengunjung mall/kafe
Toko Ace Hardware yang menyediakan peralatan listrik

Alat yang dibutuhkan pada saat mati lampu

Nah, agar suatu saat nanti terjadi mati listrik lagi, kamu bisa menggunakan alat-alat ini untuk membantu kegiatan kamu :

Lampu Darurat merk Apa, memiliki juga kipas dengan kecepatan low-med-high

mati lampu

Genset Bensin dari Krisbow dengan kapasitas 8500 W sebagai pemasok listrik alternatif dirumah kamu

mati lampu

Powerbank dari Ataru bagi kamu yang ngga bisa hidup tanpa gadget!

mati lampu

Lentera Led dari Life Gear yang bisa membantu penerangan kamu pada saat mati listrik dirumah

Pada hari senin tanggal 5 Agustus 2019, sempat terjadi pemadaman bergilir di sejumlah daerah Jakarta, dari jam 9 pagi sampai jam 7 malam, yang terbagi menjadi 3 kategori yaitu

09.00-12.00

13.00-16.00

16.00-19.00

Dilakukannya pemadaman bergilir ini adalah untuk mengecek kembali apakah masih ada gardu induk yang tidak berfungsi sama sekali, dan setelah dilakukan nya pemadaman listrik, PLN memberi kepastian bahwa pasokan listrik di Jakarta sudah kembali normal.

Nah, setelah membaca artikel ini, mengerti kan dampak nya blackout massal itu bagaimana?

Sekian artikel dari kami, kamu bisa membaca artikel lainnya disini